Home » , » Cara Klaim Garansi Smartphone

Cara Klaim Garansi Smartphone

Written By Selo Aji on Monday, November 17, 2014 | 11:41 AM

Smartphone atau tablet merupakan perangkat elektronik yang bisa rusak kapan saja, bahkan ketika kita sudah merawatnya dengan baik. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar sukses mengklaim garansi ketika perangkat yang kita gunakan mengalami kerusakan.

1. Pastikan garansi resmi
Apa pun merek smartphone yang kita beli, pastikan kamu membeli yang bergaransi resmi, bukan garansi toko. Untuk merek besar seperti Samsung, Sony, dan LG, kamu tak perlu khawatir karena produk yang mereka jual seluruhnya bergaransi resmi.

Sedangkan merek lainnya seperti ASUS atau Xiaomi memiliki produk dengan garansi yang berbeda-beda. Untuk itu, kamu harus memerhatikan, siapa pemegang hak garansi resmi dari masing-masing merek tersebut. Gunakan akses media sosial untuk langsung menanyakan hal ini.

2. Simpan dengan baik
Setelah membeli smartphone, jangan hanya fokus terhadap perangkatnya saja. Kamu juga harus menyimpan nota pembelian serta kartu garansi dengan baik. Pasalnya, untuk mengklaim garansi smartphone di Indonesia terkadang membutuhkan nota pembelian dan kartu garansi sebagai bukti yang kuat.


Terlebih lagi ketika kamu membeli smartphone second. Untuk beberapa tipe smartphone biasanya juga dilengkapi dengan stiker hologram di bagian dalam bodi. Jaga baik-baik stiker ini sebagai penanda smartphone yang kamu gunakan belum pernah dibongkar sebelumnya.

3. Bawa langsung ke service center
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengklaim garansi ketika smartphone yang kita gunakan mengalami kerusakan. Pertama, membawanya langsung ke service center resmi. Kedua, membawanya ke toko tempat kita membeli.


Kami lebih menyarankan kamu untuk membawa smartphone yang rusak ke service center resmi secara langsung. Pasalnya, terkadang ada toko “nakal” yang justru malah membuat proses klaim garansi jadi lebih lama dari yang seharusnya.

4. Kawal proses garansi
Jangan hanya duduk manis di rumah untuk menunggu kabar baik bahwa smartphone rusakmu sudah sehat kembali. Ada beberapa produsen smartphone yang dikenal lelet dan tidak memuaskan dalam mengurus garansi.


Untuk itu, kamu harus menanyakan perkiraan waktu pengerjaannya, apakah satu minggu, dua minggu, satu bulan, atau lebih. Ketika smartphone belum bisa diperbaiki dalam waktu yang dijanjikan, kamu bisa menanyakannya kembali.Jika proses klaim garansi berbelit-belit dan tak selesai-selesai, jangan ragu untuk mengirim email ke service center resmi serta kembali menanyakan status proses garansi melalui media sosial.

5. Tetap bawa ke service center ketika masa garansi habis
Demi keamanan, ada baiknya kamu tetap memperbaiki smartphone yang rusak di service center resmi. Selama produk yang kamu beli bergaransi resmi, pihak service center pasti akan tetap membantu memperbaiki. Namun karena masa garansi sudah habis, kamu akan diminta biaya.

Sebenarnya, kamu bisa saja memperbaiki di tempat servis biasa. Namun hal ini cukup riskan dilakukan, terutama jika smartphone yang kamu gunakan adalah perangkat yang mahal. Bisa jadi, komponen hardware yang digunakan si tukan servis bukanlah komponen asli.

0 komentar:

Post a Comment


SEO Reports for selo-aji.blogspot.com Free PageRank Checker